25 MINUTES MORNING SKINCARE & MAKE UP – part 2

Halo teman-teman..

Postingan ini merupakan kelanjutan dari postingan sebelumnya yang kalian bisa cek di sini. Kalo sebelumnya saya membahas skincare, kali ini saya akan membahas my daily make up routine. Total waktu yang saya butuhkan untuk make up harian ini sekitar 15 menit saja. Saya berdandan dengan urutan: loose powder, alis, sedikit shading hidung, riasan mata, riasan pipi, compact powder, lipstik, dan terakhir no sebum powder.

IMG_20181013_111638-01-01
Kurang lebih ini persenjataan saya menghadapi hari.

Dasar Make Up

Saya bukan pecinta make up berat. Make up segini saja kalo sudah bercampur sebum, keringat, dan polusi ibu kota, rasanya sudah pengen cuci muka terus-terusan. Saya juga  bukan penggemar foundation. Memang sih dengan mengenakan fondie, make up jadi lebih tahan lama. Orang-orang menggunakan fondie salah satunya adalah untuk menutupi pori-pori yang besar. Saya punya permasalahan yang sama, namun saya malah kasian kalo pori-pori ditutup fondie yang ada dia malah tersumbat dan memicu munculnya komedo. Jadi saya mengenakan fondie hanya untuk acara-acara tertentu saja.

Lantas, apa dong dasar make upnya?

Saya hanya mengenakan bedak. Setelah tahapan skincare selesai, saya menggunakan 3 macam bedak untuk dasar make up saya: loose powder, compact powder, dan no sebum powder.

1. Loose Powder

Biasanya saya menggunakan bedak tabur sejuta umat Marcks yang yellow tone. Mumpung sedang habis, saya mencoba bedak tabur yang sempat viral dan mendapat banyak review positif dari para beauty blogger, yaitu Pond’s Magic Powder BB. Pond’s memiliki butiran yang halus dan berwarna krem yang menyatu dengan kulit wajah. Untuk pengaplikasiannya, saya menggunakan kuas. Saya memperhatikan bahwa butiran Pond’s tidak terbang jatuh kemana-mana seperti Marcks. Kemasannya juga lebih handy dan gampang dibawa kemana-mana. Untuk pemakaian di rumah, saya menaruhnya ke tempat bedak Marcks yang sudah habis tadi. Namun sayangnya, untuk ketahanan terhadap sebum wajah, kemampuan bedak tabur Pond’s ini biasa-biasa saja.

4 gambar 1
Bedak Pond’s menyatu dengan baik di kulit dan memberikan kesan kulit menjadi halus dan lembut.

2. Compact Powder

Saya penggemar berat The Body Shop untuk bedaknya saja 😁. All-In-One Face Base (Base Double Function) merupakan two way cake (yes, ada foundationnya) yang dapat digunakan menggunakan sponge kering maupun basah. Saya pribadi lebih sering menggunakan kuas untuk mengaplikasikannya ke wajah. Pun itu hanya berupa sapuan ringan karena sudah menggunakan loose powder dan riasan (saya menggunakannya pada tahap terakhir make up). Jika menggunakan sponge, coveragenya medium to high. Terlihat pada gambar, butirannya halus dan ngeblend dengan baik. Hasilnya matte ya teman-teman. Dulu sebelum saya menggunakan loose powder, bedak ini habis hanya dalam jangka waktu 2 bulan bahkan kurang. Sekarang sudah 6 bulan belum habis-habis juga.

4 gambar 6
Saya menggunakan shade 045 dan warnanya 1 tingkat lebih cerah dari warna kulit saya.

3. No Sebum Powder

No sebum powder berfungsi untuk mengontrol sebum secara efisien dan membuat kulit menjadi lebih cerah dan halus sepanjang hari. Cara penggunaannya adalah menepukkan bedak setelah tahap terakhir riasan.

Saya sudah mencoba 2 merk no sebum powder, yaitu innisfree no sebum mineral powder dan nature republic green tea pore powder. Packaging keduanya sama, berbentuk jar seperti bedak tabur pada umumnya, ukuran sama, lubang bedak sama, dan memiliki puff yang cukup tebal, sejauh ini puffnya bagus belum ada yang sobek atau rusak. Teman-teman banyak yang mengeluhkan lubang bedak terlalu kecil sehingga tidak mau keluar. Saran saya, keluarkan puff dan tutup wadah kembali, bolak-baliklah beberapa kali dan percayalah banyak bedak sudah berada di atas wadah pemisahnya. Saya sendiri lebih sering menggunakan kuas untuk mengaplikasikannya ke wajah.

4 gambar 9

Innisfree no sebum mineral powder berwarna putih bersih, dengan bubuk terpisah dan tidak menggumpal sama sekali. Kandungan mineral alami Jeju dan mint diklaim dapat membuat kulit menjadi sehat. Bedak ini berfungsi cukup baik di wajah saya. Jika biasanya per hari saya habis 2 lembar oil face paper, dengan pemakaian innisfree ini saya hanya membutuhkan 1 lembar saja. Mungkin karena berupa loose powder, saya menggunakan bedak ini cukup banyak sehingga boros dan cepat habis. Seperti nampak pada gambar, bedak ini memberi kesan matte pada kulit.

Nature republic saya beli saat bedak innisfree tinggal sedikit. Awalnya mencari yang lebih murah dari innsifree, eh malah terkena racun untuk membeli natrep yang jatuhnya lebih mahal 🙈. Iming-iming tambahan ekstrak green teanya diklaim mampu memberikan antioksidan pada kulit wajah. Nampak pada gambar, bedak ini menimbulkan kesan kulit bersinar. Bedak ini berwarna beige, tekstur agak menggumpal, namun lembut ketika disentuh. Sayangnya, bedak ini kurang bisa mengontrol sebum di wajah saya. Jadi mungkin saya ga akan repurchase dan kembali kepada innisfree saja.

Riasan Wajah

Sampai sekarang saya masih belum bisa merias wajah dengan baik dan benar, apalagi riasan mata. Untuk sehari-hari, mentok saya hanya menggunakan alis, eyeliner, maskara, blush on dan lipstik.

1. Alis

Saya penggemar Viva sejak 2010. Walopun sudah coba beberapa merk lain, berbagai jenis dan bentuk mulai dari pensil tanpa raut, bubuk, krayon, saya selalu kembali ke Viva cokelat. Namun kali ini saya teracuni nih. Ketika Miniso mulai merambah ke dunia kecantikan, pensil alis punya dia ternyata lumayan. Kalo biasanya tengah hari saya selalu touch up alis ketika mengenakan Viva (pangkal alis suka hilang warnanya terkena sebum), sekarang sudah jarang. Pakai Miniso ini, saya tidak touch up alis seharian. Saya menggunakan 2in1 eyebrow pencil, ujung yang satu berupa pensil, ujung satunya berupa bubuk yang ada kuasnya. Warnanya saya lupa, yang jelas warna cokelat paling terang. Berhubung Miniso bagian pensilnya sudah habis, saya menggambar garis alis menggunakan Viva dan mengisinya dengan bagian bubuknya.

4 gambar 8
Eyebrow Miniso warna cokelat paling terang pun masih kalah terang dengan Viva cokelat.

Oiya, selain untuk alis saya menggunakan pensil alis Viva cokelat untuk shading hidung juga, murmer hhahahaha. Saya merasa belum perlu untuk membeli shading/contour tersendiri, karena selain ga bisa mengaplikasikan contour maupun highlight, pakainya pun juga pasti jarang.

2. Eyeliner

Saya membeli 2 eyeliner ini ketika diskon counter 25%. Biasanya saya memakai yang kuning, namun kata mbaknya lebih bagus yang merah. Dan ternyata benar, yang merah lebih tahan lama, lebih pekat, padahal harganya sama. Biasanya malam pulang kantor, kalau yang kuning sudah hilang sedikit-sedikit, yang merah ini masih on point. Kedua eyeliner ini waterproof ya. Pada foto kiri bawah, saya mencoba menggosok-gosok keras goresan kedua eyeliner tersebut, sama-sama sedikit luntur. Namun ketika saya mencoba mengusap goresan tersebut dengan micellar water, eyeliner yang merah masih terpampang nyata sementara eyeliner yang kuning sudah terangkat. Ke depannya, saya akan repurchase yang merah saja. Kekurangan sekaligus kelebihannya adalah susah dibersihkan. Saya kesulitan membersihkannya karena saya memakai eyelash extension, jadi harus hati-hati banget agar kapas tidak tercantol di bulu mata.

4 gambar 7
Eyeliner Hyper Sharp Power Black (merah) tidak gampang luntur.

Menyinggung soal eyelash extension, sekarang saya tidak menggunakan maskara lagi. Biasanya saya memakai maskara Nyx Baby Doll Eye. Kalo kalian mencari maskara yang menambah volume atau menebalkan, maskara ini bukan pilihan yang tepat. Nyx Baby Doll Eye cocok untuk kalian yang mencari hasil akhir berupa bulu mata yang lebih panjang dan lentik. Mungkin nanti saya akan mereview  Nyx Baby Doll Eye ketika eyelash extension saya sudah rontok semua.

3. Perona Pipi

Blush on milik Wardah ini juga baru saya gunakan setelah blush on saya sebelumnya dari Revlon habis. Yang saya gunakan kali ini adalah blush on Wardah seri C dengan 2 warna yaitu pink coral dan peach. Saat disapukan di kulit tangan, tampak bahwa blush on tersebut memberikan warna yang lembut dan sedikit efek bersinar. Ada trik khusus yang saya dapatkan dari seorang youtuber favorit saya mengenai menggunakan perona pipi ala korea. Jadi, saya menyapukan blush on pink coral mulai dari batang hidung hingga bawah mata (ga sampe blush on nyebrang hidung ya), kemudian blush on peach menyambung pink tadi mulai dari bawah ujung mata hingga ke tulang pipi. Cara ini memberikan kesan pipi bersemu, namun tidak berlebihan.

4 gambar 5
Blush on Wardah seri C, memberi kesan cheerful namun tetap warm, cocok untuk pemilik kulit sawo matang seperti saya.

Kelebihan dari blush on ini, warnanya masih stay di pipi hingga malam saya pulang kantor. Kelemahannya, bagian yang warna pink entah kenapa lebih keras dibandingkan yang peach yang lebih powdery.

4. Perona Bibir

Wardah lip cream ini juarak banget. Favorit saya adalah Wardah Exclusive Matte Lip Cream no. 15 Pinky Plumise. Warnanya pink nude dan sedikit terang untuk kulit saya, namun memberikan kesan natural. Terkadang untuk memberikan kesan yang lebih segar, saya kombinasikan dengan Wardah Intense Matte Lipstick no. 15 Out of Red. Jadi pertama saya oleskan lip cream terlebih dahulu, setelah agak kering saya tambahkan lipstik hanya di bagian tengah bibir bawah.

gambar 11.jpg
2 warna favorit dari Wardah

Kekurangannya, warnanya nempel di gelas atau sedotan kalau kita minum atau makan, jadi memang harus touch up. Biasanya dalam 1 hari itu saya touch up sekali setelah makan siang.

Hasilnya seperti apa?

4 gambar 10
Hasil make up dengan cahaya natural dari jendela. Foto kiri menggunakan kamera depan, foto kanan menggunakan kamera belakang.
4 gambar 3
Hasil daily make up dengan cahaya ruangan. Foto menggunakan kamera depan.
4 gambar 2
Hasil daily make up dengan cahaya ruangan. Foto menggunakan kamera belakang.

Make up saya ini memiliki kelemahan, yaitu kurang mampu mengontrol sebum dan mengcover pori-pori serta bekas jerawat.  Tapi semua ini pilihan, iya kan? Ada yang memilih cuek dan bareface kemana-mana, ada pula yang memilih selalu penuh riasan kapan saja, dan saya memilih seperti ini. Yang penting kalo ada yang berdandan kaya lenong padahal cuma ke pasar, ato ada yang pede aja wajah penuh jerawat padahal pergi ke kondangan, dan berbagai macam wanita lain yang kita temui, kita ga perlulah berkomentar, apalagi menghujat. Itu pilihan mereka, kita ga pernah tau alasan mereka. Bukan begitu 😀?

gambar 9
Tengah hari wajah sudah mulai berminyak padahal berada di ruangan berAC. Akan tetapi, riasan masih stay hingga malam pulang kantor. Saya hanya touch up bedak dan lipstik saja (fyi, saya tidak wudhu). Foto kiri menggunakan kamera depan, foto kanan menggunakan kamera belakang.
gambar 10
Tengah hari sebum sudah sebanyak ini, adakah dari teman-teman yang punya solusi untuk kulit berminyak parah?